RSS

Model Tahapan Perkembangan Individu – Psikologi

04 Jun

Model Tahapan Perkembangan Individu
1.    Menurut Aristoteles
Aristoteles menggambarkan perkembangan individu, sejak anak sampai dewasa itu kedalam tiga tahapan, setiap tahapan lamanya tujuh tahun, yaitu :
a.    Fase Tahap I : Dari 0,0 sampai 7,0 tahun (masa anak kecil atau masa bermain)
b.    Fase Tahap II : Dari 7,0 sampai 14,0 tahun (masa anak, masa sekolah rendah)
c.    Fase Tahap III : Dari 14,0 sampai 21,0 tahun (masa remaja / puberitas, masa peralihan dari usia anak menjadi orang dewasa)
Penahapan ini didasarkan pada gejala dalam perkembangan fisik (jasmani). Hal ini dapat dijelaskan bahwa antara tahap I dan tahap II dibatasi oleh pergantian gigi, antara tahap II dan tahap III ditandai dengan mulai berfungsinya organ-organ seksual.
2.    Menurut Syamsu Yusuf
a.    Masa Usia Pra Sekolah;
Masa Usia Pra Sekolah terbagi dua yaitu (1) Masa Vital dan (2) Masa Estetik
•    Masa Vital; pada masa ini individu menggunakan fungsi-fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya. Untuk masa belajar pada tahun pertama dalam kehidupan individu , Freud menyebutnya sebagai masa oral (mulut), karena mulut dipandang sebagai sumber kenikmatan dan merupakan alat untuk melakukan eksplorasi dan belajar. Pada tahun kedua anak belajar berjalan sehingga anak belajar menguasai ruang, mulai dari yang paling dekat sampai dengan ruang yang jauh. Pada tahun kedua umunya terjadi pembiasaan terhadap kebersihan. Melalui latihan kebersihan, anak belajar mengendalikan impuls-impuls atau dorongan-dorongan yang datang dari dalam dirinya.

•    Masa Estetik; dianggap sebagai masa perkembangan rasa keindahan. Anak bereksplorasi dan belajarmelalui panca inderanya. Pada masa ini panca indera masih sangat peka.melalui panca inderanya. Pada masa ini panca indera masih sangat peka.
b.    Masa Usia Sekolah Dasar
Masa Usia Sekolah Dasar disebut juga masa intelektual, atau masa keserasian bersekolah pada umur 6-7 tahun anak dianggap sudah matang untuk memasuki sekolah. Masa Usia Sekolah Dasar terbagi dua, yaitu : (a) masa kelas-kelas rendah dan (b) masa kelas tinggi.
Ciri-ciri pada masa kelas-kelas rendah(6/7 – 9/10 tahun):
•    Adanya korelasi positif yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi
•    Sikap tunduk kepada peraturan-peraturan permainan tradisional.
•    Adanya kecenderungan memuji diri sendiri
•    Membandingkan dirinya dengan anak yang lain
•    Apabila tidak dapat menyelesaikan suatu soal, maka soal itu dianggap tidak penting.
•    Pada masa ini (terutama usia 6 – 8 tahun) anak menghendaki nilai angka rapor yang baik, tanpa mengingat apakah prestasinya memang pantas diberi nilai baik atau tidak.

Ciri-ciri pada masa kelas-kelas tinggi (9/10-12/13 tahun) :
•    Minat terhadap kehidupan praktis sehari-hari yang konkret
•    Amat realistik, rasa ingin tahu dan ingin belajar
•    Menjelang akhir masa ini telah ada minat kepada hal-hal atau mata pelajaran khusus sebagai mulai menonjolnya bakat-bakat khusus
•    Sampai usia 11 tahun anak membutuhkan guru atau orang dewasa lainnya untuk menyelesaikan tugas dan memenuhi keinginannya. Selepas usia ini pada umumnya anak menghadapi tugas-tugasnya dengan bebas dan berusaha untuk menyelesaikannya
•    Pada masa ini anak memandang nilai (angka rapor) sebagai ukuran tepat mengenai prestasi sekolahnya.
•    Gemar membentuk kelompok sebaya untuk bermain bersama. Dalam permainan itu mereka tidak terikat lagi dengan aturan permainan tradisional (yang sudah ada), mereka membuat peraturan sendiri.
c.    Masa Usia Sekolah Menegah
Masa usia sekolah menengah bertepatan dengan masa remaja, yang terbagai ke dalam 3 bagian yaitu :
•    Masa remaja awal; biasanya ditandai dengan sifat-sifat negatif, dalam jasmani dan mental, prestasi, serta sikap sosial,
•    Masa remaja ; pada masa ini mulai tumbuh dorongan untuk hidup, kebutuhan akan adanya teman yang dapat memahami dan menolongnya. Pada masa ini sebagai masa mencari sesuatu yang dipandang bernilai, pantas dijunjung dan dipuja.
•    Masa remaja akhir; setelah remaja dapat menentukan pendirian hidupnya, pada dasarnya telah tercapai masa remaja akhir dan telah terpenuhi tugas-tugas perkembangan pada masa remaja, yang akan memberikan dasar bagi memasuki masa berikutnya yaitu masa dewasa.
d.    Masa Usia Kemahasiswaan (18,00-25,00 tahun)
Masa ini dapat digolongkan pada masa remaja akhir sampai masa dewasa awal atau dewasa madya, yang intinya pada masa ini merupakan pemantapan pendirian hidup.
3.    Menurut Jean Jaccques Rousseau
Jean Jaccques Rousseau (1712-1778) filosof Perancis abad ke 18 berpandangan bahwa anak berbeda secara kualitatif dengan orang dewasa. Rousseau menolak pandangan bahwa bayi adalah makhluk pasif yang perkembangannya ditentukan oleh pengalaman, dan menolak anggapan bahwa anak merupakan orang dewasa yang tidak lengkap dan memperoleh pengetahuan melalui cara berpikir orang dewasa. Sebaliknya Rousseau beranggapan bahwa sejak lahir anak adalah makhluk aktif dan skua bereksplorasi. Oleh karena itu anak harus dibiarkan untuk memperoleh pengetahuan dengan caranya sendiri melalui interaksinya dengan lingkungan.
Rousseau dalam bukunya Emile ou L’education (1762), menolak, pandangan bahwa anak memiliki sifat bawaan yang buruk (innate bad), dia menegaskan bahwa “All thinhs are good as they come out of the hand of their creator, but everything degenates in the hand of man” artinga segala-galanya adalah baik sebagaimana ke luar dari tangan sang pencipta, segala-galanya memburuk dalam tangan manusia. Pandangan ini dikenal dengan Noble Savage, ungkapan ini mengandung arti bahwa anak ketika lahir sudah membahwa segi-segi moral (hal-hal yang baik dan buruk, benar dan salah yang dapat berkembang secara alami dengan baik), jika kemudia terdapat penyimpangan dan keburukan, hal itu dikarenakan pengaruh lingkungan dan pendidikan.
Tahap I : 0 – 2 tahun usia asuhan
Tahap II : 2-12 tahun masa pendidikan jasamani dan panca indera
Tahap III : 12-15 tahun pendidikan akal
Tahap IV : 15-20 tahun pendidikan watak dan agama
4.    Menurut Kretschmer
Kretschmer membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) fase, yaitu:
1.    Fullungsperiode I
Yaitu pada umur 0;0 – 3;0. Pada masa ini dalam keadaan pendek, gemuk, bersikap terbuka, mudah bergaul dan mudah didekati.
2.    Strecungsperiode I
Yaitu pada umur 3;0 – 7;0. Kondisi badan anak nampak langsing, sikap anak cenderung tertutup, sukar bergaul dan sulit didekati
3.    Fullungsperiode II
Yaitu pada umur 7;0 –13;0. Kondisi fisik anak kembali menggemuk
4.    Strecungsperiode II
Yaitu pada umur 13;0 – 20;0. Pada saat ini kondisi fisik anak kembali langsing.
5.    Menurut Elizabeth Hurlock
1. Masa sebelum lahir (prenatal) selama 9 bulan atau 280 hari
Ciri-cirinya:
a.    Ditentukannya sifat-sifat bawaan dan jenis kelamin individu
b.    Kondisi ibu sangat menentukan pola pertumbuhan prenatal
c.    Secara proporsional pertumbuhan pada periode ini lebih besar daripada periode lainnya
d.    Terdapat banyak bahaya fisik dan psikologis
e.    Orang-orang yang berarti dapat membentuk sikap kepada si janin.
Pada waktu pembuahan ditentukan beberapa hal, yaitu:
a.    Sifat-sifat bawaan fisik dan mental psikologis anak
b.    Jenis kelamin anak
c.    Apakah lahir tunggal atau kembar
d.    Posisi anak dalam keluarga
Gangguan-gangguan pada masa prenatal antara lain pertumbuhan otak, kelainan cacat fisik atau keguguran yang diakibatkan oleh malnutrisi ibu, kekurangan vitamin dan kelenjar, penggunaan obat-obatan, alcohol, merokok berlebihan, penyakit serta faktor emosi ibu.
2. Masa bayi baru lahir (new born) 0,0-2 minggu
Periode ini dibagi menjadi dua bagian:
a.    Periode Partunate
Periode yang berlangsung sejak janin baru keluar dari rahim ibu sampai tali pusat dipotong
b.    Periode Neonate
Periode yang berlangsung sekitar akhir minggu kedua setelah kelahiran
Ciri-cirinya masa bayi baru lahir:
a.    Masa perkembangan yang tersingkat dari periode lainnya
b.    Penyesuaian diri untuk kelangsungan hidup/ perkembangan janin.
c.    Ditandai dengan terhentinya perkembangan
d.    Di akhir periode ini apabila si bayi selamat maka akan terjadi perkembangan lebih lanjut.
Pada masa bayi baru lahir harus melakukan empat macam penyesuaian diri yang pokok agar tetap hidup, yaitu:
a.    Penyesuaian diri yang mencakup perubahan suhu
b.    Mengisap dan menelan makanan (air susu)
c.    Bernafas
d.    Pembuangan kotoran
3. Masa bayi (babyhood) dari 2 minggu-2 tahun
Ciri-cirinya:
a.    Masa bayi yaitu masa dasar atau maasa pembentukan dasar kehidupan, karena terbentuknya pola perilaku, sikap dan pola ekspresi emosi
b.    Bayi berkembang pesat baik fisik maupun psikologisnya
c.    Masa bayi selain meningkatnya individualitas, juga merupakan permulaan sosialisasi
d.    Masa permulaan berkembangnya penggolongan peran seks/ jenis kelamin.
e.    Masa yang menarik sehingga semua orang senang kepada bayi
f.    Merupakan permulaan kreativitas
4. Masa kanak-kanak awal (early childhood) dari 2-6 tahun
Cirri-cirinya:
a.    Orang tua menyebutnya problematis/ uisa sulit karena sulit dididik
b.    Usia main karena sebagian besar hidup anak waktunya dihabiskan untuk bermain
c.    Para pendidik menyebutnya anak usia prasekolah yaitu masa persiapan untuk masuk sekolah dasar
d.    Usia pra kelompok karena anak-anak mempelajari dasar-dasar perilaku social
e.    Usia penjelajah dan usia bertanya, karena anak-anak menjelajahi lingkungan dengan dorongan ingin tahu apa yang ada disekitar. Dan salah satu cara untuk menjelajahi lingkungan dengan brtanya
f.    Berani dan senang mencoba hal-hal yang baru
Minat umum pada masa ini meliputi:
a.    Minat kepada agama, terbukti dari keinginan tahu anak yang besar terhadap masalah-masalah agama
b.    Minat terhadap diri sendiri menjadikan anak bersikap egocentrisme,ini menunjukkan bahwa anak mulai ada kesadaran terhadap dirinya sendiri.
c.    Minat terhadap seks dengan sering membicarakannya dengan teman bermain kalau tidak ada teman dewasa
d.    Minat anak terhadap pakaian karena pengalaman-pengalaman dalammengenakan pakaian memperoleh pujian-pujian.
5.     Masa kanak-kanak akhir (later childhood) 6-12 tahun
Ciri-cirinya:
a.    Usia tidak rapih karena mereka cenderung tidak memperdulikan atau ceroboh dalam penampilan
b.    Usia bertengkar karena sering terjadi pertengkaran antara anak-anak lainnya dengan anggota keluarga.
c.    Masa menyulitkan karena anak-anak tidak menurut perintah lebih menuruti teman-temannya daripada orang tuanya
d.    Usia sekolah dasar, karena anak masanya untuk masuk/ mengikuti pendidikan sekolah dasar.
e.    Perhatian utama hidup anak masa ini tertuju pada keinginan diterima oleh teman-teman sebaya sebagai anggota kelompok
f.    Anak-anak ingin menyesuaikan diri dengan standar yang disetujui kelompok dalam penampilan, berbicara dan perilaku lainnya
Secara relative anak-anak lebih mudah untuk dididik (di sekolah) dari masa sebelum dan sesudahnya nanti. Masa ini dapat dirinci menjadi dua fase, yaitu:
a.    Masa kelas-kelas rendah sekolah dasar (umur 6,0-atau 7,0 sampai umur 9,0 atau 10,0)
Masa ini ditandai dengan sifat-sifat khas sebagai berikut:
-    Adanya korelasi yang tinggi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah
-    Adanya sikap tunduk kepada peraturan-peraturan permainan yang tradisional
-    Ada kecenderungan memuji diri sendiri
-    Suka membanding-bandingkan dirinya dengan anak-anak lain
-    Apabila anak tidak dapat menyelesaikan tugas maka tugas itudianggap tidak penting
-    Bagi anak-anak umur 6,0 sampai 8,0 tahun menginginkan nilai yang baik

b.    Masa kelas-kelas tinggi sekolah dasar (umur kira-kira 9,0 atau 10,0 sampai umur 12,0 atau 13,0)
Sifat-sifat khas masa kelas-kelas tinggi sekolah dasar adalah:
-    Anak tertarik perhatiannya kepada kehidupan praktis sehari-hari yang kongkrit
-    Anak bersifat realistik, ingin tahu, ingin belajar, ingin bias
-    Anak-anak menaruh minat kepada hal-hal dan mata pelajaran tertentu
-    Anak mulai memandang nilai-nilai yang diperoleh (angka raport) sebagai ukuran yang tepat mengenai prestasi sekolahnya
-    Anak-anak gemar membentuk kelompok-kelompok untuk bermain bertsama-sama.
Masa keserasian bersekolah ini diakhiri dengan suatu masa perkembangan yang disebut “Masa Pueral”, masa ini sering disebut masa Puber. Sifat-sifat khas masa Pueral ini adalah sebagai berikut:
a.    Sikap, tingkah laku dan perbuatan anak Puer ditujukan untuk berkuasa
b.    Sikap, tingkah laku dan perbuatannya juga ekstravers, mendorong dirinya untuk menyaksikan keadaan di luar dirinya
c.    Menurut Kilpatrick masa ini disebut dengan masa “competitive Socialization” yaitu masa dimana anak senang bersaing atau mengadakan rivalitas
d.    Anak Puer sering dijuluki sebagai “tukang jual aksi”, atau si “omong besar”
6.    Masa puber (puberty) 11/12-15/16 tahun
Ciri-cirinya:
a.    Haid yang pertama kali pada anak perempuan dan basah malam pada anak laki-laki.
b.    Puber bagi anak perempuan adalah tiga belas tahun dan bagi anak laki-laki empat belas tahun.
c.    Perubahan besarnya tubuh
d.    Perubahan proporsi tubuh, Hal ini dipengaruhi oleh usia kematangan seksual
e.    Perubahan pada masa Puber mempengaruhi keadaan fisik, sikap,dan perilaku. Karena akibatnya cenderung buruk, terutama selama awal masa Puber, maka masa Puber sering disebut “masa negative”.
7.    Masa remaja (adolescence) 15/16-21 tahun
Masa remaja dibagi menjadi dua bagian:
1.    Masa remaja awal, berlangsung hingga umur tujuh belas tahun
2.    Masa remaja akhir, berlangsung hingga mencapai usia kematangan resmi secara hokum yaitu umur 21 tahun.
Ciri-cirinya:
a.    Perubahan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, meninggalkan segala sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan
b.    Meningkatnya emosi, perubahan emosi banyak terjadi pada awal remaja
c.    Merasa ditimbuni masalah dan kesulitan remaja dalam mengatasi masalah individuasi yaitu kesulitan dalam mewujudkan dirinya sebagai seorang yang dewasa
d.    Mencari dan menemukan identitas dirinya sendiri
e.    Usia yang menimbulkan ketakutan karena anggapan masyarakat terhadap remaja bahwa remaja anak-anak yang tidak rapih, yang tidak dapat dipercaya, tidak bertanggung jawab dsb.
f.    Remaja cenderung untuk memandang kehidupan atau melihat dirinya sendiri dan orang lain sebagaimana yang ia inginkan dan bukan sebagaimana adanya
8.     Masa dewasa awal (early adulthood) 21-40 tahun
Adalah masa pencaharian kemantapan dan masa reproduktif yaitu masa yang penuh dengan masalah dan ketegangan emosional, periode isolasi, periode komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai-nilai, kreatifitas dan penyesuaian diri pada pola hidup yang baru.
Ciri-cirinya:
a.    Memainkan peran baru seperti peran suami/ istri, orang tua, pencari nafkah dll.
b.    Apabila mereka menemui kesulitan mereka ragu-ragu untuk meminta pertolongan dan nasehat orang lain karena enggan kalau dianggap belum dewasa
c.    Perhatian terhadap penampilan, pakaian, tat arias dan lambing-lambang kedewasaan
d.    Kegiatan sosial sering dibatasi oleh berbagai tekanan pekerjaan dan keluarga, sehingga hubungan dengan teman-teman kelompok sebaya masa remaja menjadi renggang.
9.    Masa dewasa madya (middle adulthood) 40-60 tahun
Ciri-cirinya:
a.    Periode yang ditakuti dilihat dari seluruh kehidupan manusia, orang-orang dewasa tidak akan mengakui bahwa mereka mencapai usia tersebut
b.    Masa transisi dimana pria dan wanita mennggalkan ciri-ciri jasmani dan perilaku masa dewasanya dan memasuki kehidupan dengan cirri-ciri jasmani dan perilaku yang baru
c.    Perhatian terhadap agama lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya
d.    Penyesuaian diri terhadap pekerjaan sangat pelik karena dipengaruhi oleh sikap sosial yang tidak menyenangkan, keharusan pensiun, dll.
e.    Mempersiapkan diri dalam mendekati masa pensiun.
10.     Masa usia lanjut (later adulthood) 60 tahun keatas
Ciri-cirinya:
a.    Ketuaan yang bersifat fisik mendahului ketuaan psikologis yang merupakan kejadian yang bersifat umum
b.    Meningkatnya ketergantungan fisik dan ekonomi pada orang lain
c.    Perubahan yang menyangkut kemampuan motorik, perubahan fisik, fungsi psikologis, system saraf, penampilan dan kemampuan seks
d.    Keterkaitan terhadap agama bertambah dan sering dipusatkan pada masalah tentang kematian
e.    Banyak bahaya fisik seperti penyakitan, gigi banyak yang tanggal, hilangnya kemampuan seksual
f.    Bahaya yang bersifat psikologis meliputi perasaan rendah diri, perasaan tak berguna, perasaan tidak enak akibat perubahaan fisik, perasaan bersalah karena menganggur
6.    Menurut Piaget
No.    Periode    Usia    Deskripsi Perkembangan
1.    Sensorimotor    0-2 tahun    Pengetahuan anak diperoleh melalui interaksi fisik, baik dengan orang lain/objek(benda), skema-skemanya baru berbentuk refleks-refleks sederhana, seperti : menggenggam/mengisap
2.    Praoperasional    2-6 tahun    Anak mulai menggunakan simbol-simbol untuk merepresentasi dunia (lingkungan) secara kognitif. Simbol-simbol itu seperti kata-kata & bilangan yang dapat menggantikan objek, peristiwa & kegiatan (tingkah laku yang tampak)
3.    Operasi konkret    6-1 tahun    Anak sudah dapat membentuk operasi-operasi mental atas pengetahuan yang mereka miliki. Mereka dapat menambah,mengurangi & mengubah. Operasi ini memungkinkannya untuk dapat memecahkan masalah secara logis.
4.    Operasi formal    11 tahun-dewasa    Periode ini merupakan operasi mental tingkat tinggi. Disini, anak (remaja) sudah dapat berinteraksi dengan peristiwa-peristiwa hipotesis/ abstrak, tidak hanya dengan objek-objek konkret. Remaja sudah dapat berpikir untuk memecahkan masalah melalui penggunaan alternatif yang ada.

SUMBER :

http://konselor008.blogspot.com/2011/03/tahap-perkembangan-individu.html

http://lieamhar.blogspot.com/2011/05/boost-your-brain-power-part-2.html

http://edukasi.kompasiana.com/2012/05/27/psikologi-perkembangan-465465.html

http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2008/03/05/perkembangan-individu-secara-didaktis/

http://linkblog-ku.blogspot.com/2012/06/tahap-perkembangan-kepribadian-rousseau.html

About these ads
 
Leave a comment

Posted by on June 4, 2013 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: